Friday, September 29, 2006

Doa Nabi-Nabi


DOA NABI ADAM AS


قَالا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ (٢٣)

"Ya Tuhan Kami, Kami telah Menganiaya diri Kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni Kami dan memberi rahmat kepada Kami, niscaya pastilah Kami Termasuk orang-orang yang merugi.”
(QS Al A'raaf 7:23)

Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa taubat. Apabila kita telah melakukan kesalahan atau dosa sekecil apapun, maka kita harus segerea memohon ampun kepada Allah, yaitu dengan membaca doa ini.

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Adam as. Setelah dirinya tergelincir ke dalam perbuatan dosa, yaitu ketika memakan buah khuldi dari pohon yang terlarang. Peristiwa itu terjadi karena beliau tergoda oleh tipu muslihat iblis, sehingga Nabi Adam dan istrinya, Hawa, dibuang dan diturunkan oleh Allah dari surga ke muka buki. Kemudian Nabi Adam berdoa dengan doa tersebut di atas.



DOA NABI NUH AS


وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ (٤١)

”Dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya." Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS Hud 11:41)


Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa ketika naik kendaraan baik kedaraan laut, udara maupun darat.

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Nuh ketika menghadapi terjadinya proses banjir besar. Banjir besar ini, ditimpakan kepada kaum Nabi Nuh karena mereka membangkang dan menolak ajaran yang dibawa beliau, sehingga mereka tenggelam dan mereka binasa.



DOA NABI NUH AS (2)

قَالَ رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ (٤٧)

“Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. dan Sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaKu, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaKu, niscaya aku akan Termasuk orang-orang yang merugi.”
(QS Hud 11:47)

Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa ampunan dan kasih sayang. Atau doa mohon suatu kebutuhan.

Dalam berdoa, kita harus selalu berserah diri dan berprasangka baik kepada Allah swt. Oleh karena itu, kita tidak boleh memohon dengan nada memaksa. Dan juga tidak boleh merasa kecewa jika doa kita belum terpenuhi. Karena Allah lebih mengetahui apa yang terbaik untuk kita sebagai hamba-Nya.

Doa tersebut dipanjatkan oleh nabi Nuh as ketika banjir besar sudah reda, karena ketika masih dalam keadaan banjir besar, nabi Nuh as senantiasa meikirkan nasib anaknya, meskipun anaknya telah ingkar kepada agama yang diajarkan oleh dirinya.



DOA NABI HUD AS

إِنِّي تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ رَبِّي وَرَبِّكُمْ مَا مِنْ دَابَّةٍ إِلا هُوَ آخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا إِنَّ رَبِّي عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ (٥٦)

”Sesungguhnya aku bertawakkal kepada Allah Tuhanku dan Tuhanmu. tidak ada suatu binatang melatapun melainkan Dia-lah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.”
(QS Hud 11:56)


Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa tawakkal dalam menghadapi musuh-musuh Allah dan dalam menghadapi kezhaliman.

Allah-lah yang memegang kendali setiap makhluk. Begitulah kekuasaan-Nya atas semua makhluk, tidak terbatas dan tidak seorangpun mampu merintangi keputusan-Nya. Jika kita berada dalam jalan Allah, pasti kita akan diberikan kemenangan, keamanan, dan keselamatan.

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Hud as ketika menghadapi kaum ’Ad. Kaum ’Ad adalah kaumnya nabi Hud as yang ingkar dan juga membangkang. Tidak mau menerima ajaran-ajaran Allah yang dibawa oleh dirinya.



DOA NABI IBRAHIM AS

وَإِذْ يَرْفَعُ إِبْرَاهِيمُ الْقَوَاعِدَ مِنَ الْبَيْتِ وَإِسْمَاعِيلُ رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (١٢٧)

”Ya Tuhan Kami terimalah daripada Kami (amalan kami), Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”
(QS Al Baqarah 2:127)

Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa mohon diterimanya hasil karya dan amal ibadah kita

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail setelah mereka berdua membangun dasar-dasar Baitullah atau Ka’bah. Mereka berdua berdoa kepada Allah swt setelah menyelesakan suatu pekerjaan atau hasil karya, yaitu berdirinya Ka’bah.



DOA NABI IBRAHIM AS (2)

رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ (٨٣)

"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,”
(QS As Syuaraa 26:83)

Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa mohon hikmah dan doa mohon diberi cahaya Ilahi serta menjadi orang-orang yang shaleh.

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim ketika beliau memohon kepada Allah swt supaya hatinya diberi cahaya dengan hikmah dan kearifan Ilahi. Dan juga agar dalam hidupnya sehari-hari diisi dengan kesalehan serta bisa bergabung dengan orang-orang yang shaleh.



DOA NABI IBRAHIM AS (3)

إِنِّي وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِي فَطَرَ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضَ حَنِيفًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِينَ (٧٩)

”Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah Termasuk orang-orang yang mempersekutukan tuhan.”
(QS As Syuaraa 6:79)

Catatan:
Doa ini disebut sebagai doa ketundukan dan ketaatan.

Doa ini dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim ketika beliau berdoa kepada Allah swt agar tetap menjadi orang yang tunduk dan taat dalam agama hanif, yaitu agama Islam yang benar dan lurus. Dan agar tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang lain.



sumber :
Doa Anak Muslim
Aa Gym & Amir Kumadin, S.Ag

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home


Hasanah Diana

Create Your Badge